

“Anakku yang tak berguna! Seharusnya kau mendapatkan kelas ahli pedang, tapi aku tak pernah menyangka ini akan berakhir begitu tragis!” Pada hari seorang anak genap berusia 15 tahun, ia menjalani Ritual Berkat Ilahi. Sebagai keturunan garis keturunan ahli pedang, Elymas seharusnya menggantikan ayahnya. Namun, ia justru mendapatkan kelas cacat, yaitu Kesatria Berat, dan tak hanya kehilangan statusnya sebagai calon kepala keluarga, tetapi juga diasingkan. Dengan statistik yang tidak seimbang dan keterampilan yang tampaknya tidak berguna, Kesatria Berat sering disebut sebagai kelas untuk para pengecut dan pemalas. Namun, Elymas tahu kebenarannya. Dunia tempat ia tinggal sama dengan dunia dalam game yang dulu ia mainkan… Justru Kesatria Berat-lah yang merupakan kelas terkuat di antara semuanya. Dengan memanfaatkan ingatan dari kehidupan sebelumnya, Elymas bertekad untuk menaklukkan seluruh dunia ini.